Minggu, 09 Desember 2012

Negara Jangan Kerdil Sikapi Warga Ukraina yang Ditangkap di Papua

Penulis : Astri Novaria Media Indonesia, Minggu, 02 Desember 2012 20:40 WIB JAKARTA--MICOM: Kehadiran warga Ukraina, Arten Shapirenko di perayaan hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM) membawa pertanyaan di publik. Apakah ada keterlibatan pihak asing dalam aksi kekerasan yang terjadi di Papua selama ini? Pengamat Politik Universitas Gajah Mada (UGM) Arie Sujito menilai kehadiran warga Ukraina, Wanipenko Shapirenko, di perayaan hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka sebaiknya tidak dijadikan kesimpulan. Tetapi, lanjutnya, digunakan sebagai informasi yang perlu didalami oleh aparat kepolisian. "Menurut saya itu dijadikan data saja. Nah, kesimpulan komprehensifnya tergantung temuan dari aparat kepolisian. Harus di kroscek dulu, didalami siapa dia di balik ini," ujar Arie saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (2/12). Arie mengatakan, negara tidak boleh menilai ini dengan pendekatan yang kerdil. Dan juga, dia berpendapat, terkait konflik yang masih marak di Papua jangan seperti pemadam kebakaran, dimana ada konflik lalu reaksi dari Pemerintah pun juga sederhana itu saja. "Harusnya negara pakai pendekatan resolusi konflik. Harus berkesinambungan menangani konflik ini Kalau sikapnya masih seperti pemadam kebakaran, masalah ini akan terus ada," tandasnya. Pemberitaan sebelumnya, Wanipenko Shapirenko telah ditangkap oleh polisi dari satuan Kepolisian Resort Manokwari dekat Kantor Dewan Adat Papua wilayah III Kepala Burung, Sabtu (1/12) kemarin. Penangkapan itu terjadi usai sejumlah massa merayakan perayaan hari kelahiran OPM dan sempat ditentang warga papua disana. (*/OL-8) "http://www.mediaindonesia.com/read/2012/12/12/367110/290/101/-Negara-Jangan-Kerdil-Sikapi-Warga-Ukraina-yang-Ditangkap-di-Papua">

Tidak ada komentar:

Posting Komentar